Minggu, 30 Agustus 2009

KOMEDI ROMANTIS

Judul
SEMUA PASTI SUKA AKU

Durasi
120 menit

130 halaman

Contoh naskah

01. EXT. TEPI PANTAI : SORE
EXTABLISH pemandangan luasnya pantai dan matahari yang akan tenggelam.

CUT TO

O2. EXT. TEPI PANTAI : SORE
CACA, CICI, PIGURAN

CACA dan CICI sedang asik duduk dipasir pantai menikmati indahnya lautan.
Seorang lelaki muda dan tampan lewat didepan CACA dan CICI.
Kamera menyorot seorang lelaki tampan yang berjalan dengan macho.
CACA dan CICI saling berpandangan dan melirik satu sama lain, kemudian tersenyum.

CACA
(CACA bangkit) Keran nih, eh, keran. Keren maksud gue, yuk.

CICI
(CICI bangkit mengikuti CACA) Haha... keran

CACA langsung mengikuti langkah lalaki ganteng dan CICI beberapa langkah dibelakang CACA.

CICI
(menarik pundak CACA) heh, nati dulu.

CACA
Iye, gue juga tau.

CACA dan CICI berjalan beriringan sambil terus mengikuti lelaki ganteng.

CUT TO

03. EXT. DEPAN KAFE. SORE
CACA, CICI, LELAKI GANTENG.

CACA dan CICI masih mengikuti lelaki ganteng.

CICI
(berbisik) Jangan sampe ketipu lagi.

CACA tampak serius mengintai lelaki ganteng sambil membuntutinya.

CICI
(berbisik) menang ganteng doang, tapi gembel.

CACA
Iye, gue tau. Cerewet amat sih lu.

CUT TO

O4 EXT. SAMPING HOTEL : TEPI KOLAM RENANG. SORE
CACA, CICI, LELAKI GANTENG.

CICI
Mao kemana sih nih cowok. kok, dari tadi muter muter doang.

CACA
Stt...

Kamera menyorot kaki CACA yang tersangkut kain pel.
CACA terhuyung dan jatuh telungkup keseorang lelaki gembrot bertelanjang dada yang sedang tidur terlentang berjemur dikursi tidur.
Kemudian menyusul CICI yang juga ikut terhuyung, jatuh terlungkup keatas punggung CACA.

CACA
Hek..kk

CICI
Huk..kk

Lelaki gembrot terkejut dan langsung membekap erat CACA dan CICI.
CACA dan CICI tampak meronta didalam dekapan sang buto ijo.

LELAKI GEMBROT
(berteriak) Oh, tuhan, terima kasih tuhan. Engkau telah mendengar dan mengabulkan permintaan hamba, engkau telah jatuhkan dua bidadari cantik untuk hamba... Terima kasih, terima kasih, beribu ribu terimakasih.

CACA dan CICI terus meronta ronta.
Kepala CACA terselip keketiak LELAKI GEMBROT sebelah kanan.
Kepala CICI terselip keketiak LELAKI GEMBROT sebelah kiri.
CICI mencabut bulu ketiak LELAKI GEMBROT.

LELAKI GEMBROT
(teriak kesakitan) Auu!

LELAKI GEMBROT langsung melepaskan dekapan CACA dan CICI.
CACA dan CICI jatuh terkulai kelantai.

LELAKI GEMBROT
Hey, bidadari macam apakah engkau..? kok, main cabut bulu ketek.

CACA
Uek, Uek...

CICI
Cuih, cuih...

LELAKI GEMBROT
(mendekat kearah CICI dan CACA) Benarkah kalian bidadari yang turun dari kayangan?

CICI
(menghindar ketakutan) Hii... Amt amit, amit amit...

CACA
(menunjuk wajah LELAKI GEMBROT) Hey! Berani deket gue tabok nih!

LELAKI GEMBROT kaget mendengar suara keras CACA.

LELAKI GEMBROT
(mengucek ucek mata) buset dah, gua ngigo nih.

CACA
Heh! Gentong, jangan pura pura lu yeh!

CICI
Iya lu, perabotan kita di emek emek begitu!

LELAKI GEMBROT
Saya nggak sadar mbak, saya ngigo nih.

CACA
(melotot) Ngigo kok pake cium cium segala!

LELAKI GEMBROT
Hah, cium?

CICI
Apa, elu dicium CA?
CACA
Iya.

CICI mengabil botol air mineral yang sudah kosong diatas meja gajebo.

CICI
pake bura pura bego! Dasar gendut, jelek, item, bau. Kurang ajar!

Lalu CICI langsung menyambit kepala LELAKI GEMBROT dengan botol, dan tepat terkena matanya.

LELAKI GEMBROT
Adaw!

Suasana hening sejenak.
Mereka saling berpandangan.
CU. Wajah LELAKI GEMBROT memerah, marah.
CACA dan CICI tampak takut melihat pendangan LELAKI GEMBROT itu.

LELAKI GEMBROT
Hey, para wanita! Janganlah engkau seenaknya menghina diriku

2 komentar: